Siklus hidup karyawan
Halaman ini membahas apa yang terjadi pada seorang karyawan setelah ia bergabung, sampai hari ia keluar: menaikkan jenjangnya, memindahkannya antar departemen atau antar perusahaan, mencatat keluhan, mencatat alasan ia keluar, menghitung pesangonnya, menjalankan checklist proses keluar, menggelar exit interview, dan menyelesaikan sisa kewajiban dari kedua belah pihak.
Halaman ini ditulis untuk siapa pun di HR yang menangani langkah-langkah tersebut. Masing-masing berupa formulir yang Anda isi lalu submit, dan sebagian besar menuliskan sesuatu kembali ke record Employee orang yang bersangkutan.
Yang mungkin ingin Anda kerjakan
- Mempromosikan karyawan, atau mencatat kenaikan gaji
- Memindahkan karyawan ke departemen atau perusahaan lain
- Mencatat keluhan dan mengawalnya sampai selesai
- Memproses karyawan yang akan keluar
- Menghitung pesangon yang menjadi haknya
- Menggelar exit interview
- Menyelesaikan sisa hak dan kewajiban terakhir kedua belah pihak
- Mencetak surat pengangkatan untuk orang yang baru Anda rekrut
- Melihat siapa saja yang sudah keluar, dan apa yang masih tertunggak
- Menyiapkan area ini untuk pertama kali
- Memeriksa apa saja yang tidak dikerjakan GARP untuk Anda — PPh 21, BPJS, THR, dan PKWT
Di mana layar-layar ini berada
Hanya sebagian kecil dokumen di sini yang punya tile di workspace:
- Workspace Tenure (
/app/tenure) — Grievance Type dan Employee Grievance, ditambah laporan Employee Exits. - Workspace Recruitment — Appointment Letter dan Appointment Letter Template.
- Workspace Payroll — Salary Withholding.
Selebihnya sama sekali tidak punya tile di mana pun. Ada tiga cara membukanya:
- ketik route-nya di browser Anda, misalnya
/app/employee-separation - tekan Cmd/Ctrl + K lalu cari dokumennya berdasarkan nama
- buka record Employee orang tersebut lalu pakai tab Connections, tempat dokumen-dokumen ini dikelompokkan di bawah Lifecycle dan Employee Exit
Anda memerlukan hak akses HR User atau HR Manager, dan untuk beberapa langkah juga System Manager. Periksa Siapa boleh melakukan apa sebelum proses keluar Anda yang pertama — dengan pengaturan bawaan, seorang HR Manager tidak dapat menuntaskannya sendirian.
Mempromosikan karyawan
- Buka
/app/employee-promotionlalu tambahkan dokumen baru. - Pilih karyawannya. Hanya karyawan berstatus Active yang ditawarkan di pemilih.
- Isi Promotion Date dan periksa Company yang terisi otomatis. Employee Name dan Department bersifat read-only dan diambil dari record Employee.
- Di Employee Promotion Details, klik Add Employee Property — kontrol tambah-baris yang biasa memang sengaja disembunyikan. Pilih sebuah field, lihat nilainya saat ini, ketik nilai barunya, lalu klik Add to Details. Ulangi untuk setiap field yang Anda ubah.
- Jika gajinya berubah, isi Current CTC dan Revised CTC dalam Salary Currency yang ditampilkan. Revised CTC tetap tersembunyi sampai Current CTC terisi, dan Current CTC menjadi wajib begitu Revised CTC diisi.
- Submit.
Jika Anda tetap berhasil memilih orang yang statusnya Inactive, GARP menolak menyimpan dan menampilkan Transactions cannot be created for an Inactive Employee. Orang berstatus Left atau Suspended tidak ditolak, karena pemeriksaan itu hanya mencari status Inactive.
Apa yang bisa dan tidak bisa Anda ubah dari sini. Dialog property menampilkan setiap field Employee yang terlihat, dapat disunting, dan bukan field tata letak maupun tabel, dikurangi daftar pengecualian yang tetap:
- naming series dan tiga field nama
- Employee Name, Marital Status, Gender, dan Date of Birth
- Date of Joining, Status, CTC, dan Image
Karena Status dan Date of Joining dikecualikan, promosi tidak dapat dipakai untuk memberhentikan seseorang atau mengubah panjang masa kerjanya. Tetapi Relieving Date tidak dikecualikan dan bisa diisi dari sini, jadi jangan perlakukan promosi sebagai editor Employee serbaguna.
Dua pesan yang mungkin Anda temui saat menambahkan baris: menambahkan field yang sama dua kali memunculkan Property already added, dan nilai baru yang sama persis dengan nilai saat ini memunculkan Nothing to change serta tidak menambahkan baris apa pun.
Apa yang terjadi saat disubmit. Setiap nilai New dituliskan ke record Employee. Selain itu:
- Jika Department, Designation, atau Branch termasuk di antara perubahannya, satu baris ditambahkan ke Internal Work History karyawan tersebut mulai tanggal promosi, dan To Date pada baris sebelumnya ditutup sehari sebelumnya.
- Jika tabel itu masih kosong, baris pertamanya dibuat dari Branch, Designation, Department, dan Date of Joining.
- Revised CTC menimpa Cost to Company (CTC).
Membatalkan dokumen mengembalikan nilai-nilai lama, menghapus baris riwayat kerja yang dibuatnya, dan memulihkan CTC ke Current CTC.
Dokumen menolak disubmit jika Promotion Date berada di masa depan: Employee Promotion cannot be submitted before Promotion Date. Submit pada atau setelah tanggal berlakunya. Selain itu, memperbarui CTC tidak mengubah gaji yang benar-benar dibayarkan kepada karyawan — CTC hanyalah angka referensi. Buat Salary Structure Assignment baru mulai tanggal tersebut. Lihat Penggajian.
Tabel detail tidak wajib diisi pada sebuah promosi. Promosi tanpa baris apa pun dan hanya berisi Revised CTC tetap bisa disubmit dan hanya memperbarui CTC — dan itu cara yang sah untuk mencatat kenaikan gaji tanpa perubahan jabatan.
Memindahkan karyawan ke departemen atau perusahaan lain
- Buka
/app/employee-transfer, pilih karyawannya, dan isi Transfer Date. - Tambahkan baris lewat Add Employee Property, sama seperti pada promosi — Department, Designation, Reports to, Branch, apa pun yang ikut berpindah. Berbeda dengan tabel pada promosi, Employee Transfer Detail bersifat wajib: minimal satu baris harus ada.
- Biarkan New Company kosong untuk perpindahan di dalam PT Maju Jaya. Isi hanya jika orang tersebut pindah ke Company lain pada site yang sama.
- Submit. Larangan tanggal di masa depan juga berlaku di sini:
Employee Transfer cannot be submitted before Transfer Date.
Tanpa company baru, record Employee diperbarui di tempat dan riwayat kerjanya diperpanjang.
Mengisi New Company sekaligus mereset Date of Joining ke tanggal mutasi. Itu memengaruhi semua hal yang dihitung sejak tanggal bergabung — termasuk Service Years pada separation di kemudian hari, dan karenanya juga slab pesangonnya.
Memberi seseorang record Employee kedua. Centang Create New Employee Id hanya jika Anda memang menginginkannya. Saat disubmit, sistem:
- menyalin karyawan tersebut dengan nama record baru dan Employee Number yang kosong
- memindahkan User ID-nya, kecuali User ID sendiri termasuk salah satu property yang dipindahkan
- menandai record aslinya sebagai Left, dengan tanggal mutasi sebagai Relieving Date
Pembatalan diblokir selama record baru itu masih ada: Please delete the Employee HR-EMP-00099 to cancel this document. Menghapus record Employee tersebut otomatis membersihkan tautannya, setelah itu pembatalan berhasil dan record aslinya dikembalikan ke Active.
Re-allocate Leaves pada Employee Transfer tidak melakukan apa pun. Field-nya masih ada di balik layar, tetapi disembunyikan, sehingga tidak muncul di formulir dan tidak ada yang membacanya. Pindahkan saldo cuti ke record baru dengan Leave Allocation baru — lihat Cuti.
Mencatat dan menyelesaikan keluhan
- Buat dulu kategori Anda di Grievance Type — namanya sekaligus menjadi record-nya (Anda akan diminta mengisinya), dengan deskripsi yang bersifat opsional.
- Di
/app/employee-grievance, isi Subject, Raised By, Date, dan Grievance Type. Designation dan Reports To terisi otomatis dari orang yang mengajukan, dan judul record-nya adalah Subject. - Isi Grievance Against Party dengan Company, Department, Employee Group, Employee Grade, atau Employee, lalu pilih pihaknya di Grievance Against. Ketika jenis pihaknya Employee, pemilihnya mengecualikan orang yang mengajukan, sehingga tidak ada yang bisa mengadukan dirinya sendiri.
- Bila perlu, arahkan Associated Document Type dan Associated Document ke record yang bersangkutan. Pemilih jenis dokumen itu menyembunyikan area kerangka kerja seperti Core, Setup, dan Website.
- Tulis Description lalu simpan dengan status Open.
- Pindahkan ke Investigated dan isi Cause of Grievance, yang menjadi wajib pada status Investigated dan tetap wajib pada status Resolved.
- Untuk menutupnya, set Resolved dan isi Resolved By (sebuah User), Resolution Date, serta Resolution Details — ketiganya menjadi wajib pada status tersebut — lalu submit. Employee Responsible bersifat opsional sepanjang prosesnya.
Men-submit dokumen dengan status selain Resolved atau Invalid ditolak dengan Only Employee Grievance with status Invalid or Resolved can be submitted. Membuang sebuah draf akan menetapkan statusnya menjadi Cancelled.
HR User dan role Employee dapat membuat dan menyunting keluhan, tetapi tidak dapat men-submit-nya; HR Manager dan System Manager bisa. Tidak ada layar keluhan di aplikasi self-service — karyawan mengajukannya dari desk interface. Lihat Layanan mandiri karyawan.
Menjalankan proses keluar saat seseorang berhenti
Alasan keluar dan severance rule adalah data master. Siapkan sekali saja sebelum separation pertama Anda — lihat Persiapan sebelum proses keluar pertama Anda.
- Susun satu Employee Separation Template untuk setiap jenis pemberhentian. Setiap baris aktivitas memuat Activity Name, salah satu di antara User atau Role (kedua field ini saling menyembunyikan), Begin On (Days) dan Duration (Days) yang dihitung dari tanggal mulai, sebuah Task Weight, dan sebuah deskripsi. Baris yang lazim: dokumen serah terima, pengembalian laptop dan kartu akses, penonaktifan akun IT, clearance dari Finance. Required for Employee Creation disembunyikan di sini — field itu hanya berlaku untuk onboarding.
- Pada tab Exit di record Employee, isi Resignation Letter Date. Dokumen separation mengambilnya secara read-only dan memakainya sebagai expected start date proyeknya.
- Buat Employee Separation, pilih karyawannya, lalu pilih template-nya untuk menarik daftar aktivitasnya. Memilih template akan menimpa tabel aktivitas, jadi pilih template lebih dulu sebelum Anda menyunting baris secara manual.
- Pada tab Exit Details, isi Exit Reason (wajib, dan hanya alasan yang Active yang ditawarkan) dan Last Working Day (wajib). Relieving Date otomatis mengikuti last working day begitu Anda mengisinya, dan juga wajib. Service Years dan Exit Type terisi read-only.
- Pada bagian Employee Record, biarkan Set Employee as Left on Submit tetap tercentang kecuali Anda sedang mencatat pemberhentian yang sudah lampau. Mark as Blacklisted bisa tercentang sendiri mengikuti alasan keluarnya; Blacklist Reason menjadi wajib begitu centang itu aktif.
- Pada tab Severance, pilih sebuah Severance Rule (rule yang di-disable tidak ditawarkan), periksa Basis Wage (Monthly) yang terisi otomatis, dan ketik Unused Leave Encashment jika UPH harus mencakupnya. Field rinciannya dihitung ulang setiap kali dokumen disimpan.
- Pada tab Activities, isi Separation Begins On. Semua tanggal task dihitung dari sini, bukan dari tanggal surat pengunduran diri maupun dari last working day.
- Centang Notify users by email jika Anda ingin penerima tugas dikirimi email, lalu submit.
Tanggal diperiksa setiap kali dokumen disimpan. Relieving Date cannot be before the Last Working Day. dan Relieving Date cannot be before the Date of Joining (2016-01-01). sama-sama muncul di bawah judul Invalid Dates.
Service Years dihitung sebagai (jumlah hari antara Date of Joining dan Relieving Date, keduanya ikut dihitung) ÷ 365,25, dibulatkan ke dua desimal. Bergabung 1 Januari 2016 dan diberhentikan 31 Desember 2018 menghasilkan tepat 3,00.
Apa yang terjadi saat disubmit, berurutan:
- Membuat sebuah Project bernama
Employee Separation : HR-EMP-00042, dengan department dan company karyawan tersebut serta expected start date berupa Resignation Letter Date. - Membuat satu Task untuk setiap baris aktivitas, dengan subject
Activity name : Budi Santoso, task weight dari baris tersebut, tanggal mulaiSeparation Begins On + Begin On (Days)dan tanggal selesai+ Begin On + Duration. Setiap tanggal digeser maju hari demi hari sampai tidak lagi jatuh pada Holiday List karyawan tersebut. - Menugaskan setiap Task ke User yang disebut dan ke setiap user aktif yang memegang Role yang disebut, kecuali Administrator. Email penugasan hanya dikirim jika Notify users by email dicentang.
- Menetapkan Status menjadi Pending. Setelah itu statusnya mengikuti persentase penyelesaian proyeknya: di atas 0 menjadi In Process, dan pada 100 menjadi Completed. Berbeda dengan Employee Onboarding, di sini tidak ada tombol Mark as Completed; tutup saja task-nya.
- Jika Set Employee as Left on Submit dicentang: menetapkan Status karyawan menjadi Left, menuliskan Relieving Date dan field kustom Exit Reason, menyalin alasannya ke Reason for Leaving bila field itu masih kosong, dan — bila di-blacklist — mengisi Blacklisted, Blacklist Reason, Blacklisted On (hari ini), dan Blacklisted By (Anda). Sebuah peringatan berwarna oranye mengonfirmasinya:
Employee Budi Santoso marked as Left with relieving date 30-06-2026.
Membatalkan dokumen akan menghapus Project beserta seluruh Task di bawahnya, membersihkan tautan task pada baris aktivitas, dan memulihkan karyawannya: status kembali ke Active dan Relieving Date dikosongkan, tetapi hanya jika record Employee saat itu memang berstatus Left dengan relieving date yang persis sama. Field blacklist juga ikut dibersihkan, dan Exit Reason selalu dikosongkan.
Menambahkan baris aktivitas setelah dokumen disubmit diperbolehkan — tabel Activities tetap dapat disunting — dan menyimpannya akan membuat serta menugaskan task baru tanpa mengusik task yang sudah ada.
Menerbitkan surat. Separation yang sudah disubmit memunculkan menu Issue Letter yang hanya menawarkan apa yang diizinkan oleh alasan keluarnya: Surat Keterangan Perhitungan Pesangon, Surat Keterangan Kerja, dan Surat Keterangan Pensiun. Ketiganya adalah print format pada Employee Separation, dan ketiganya dicetak dalam Bahasa Indonesia secara bawaan. Paklaring ditahan untuk karyawan yang di-blacklist meskipun alasan keluarnya mengizinkannya. Sebuah menu View menautkan ke record Employee, ke Project, dan ke daftar Task.
Field Exit Interview Summary pada separation hanyalah kotak rich-text biasa. Field ini tidak terhubung ke dokumen Exit Interview, tidak mengambil apa pun darinya, dan tidak menuliskan apa pun kembali.
Bagaimana angka pesangon dihasilkan
Semuanya dihitung ulang dari nol setiap kali dokumen disimpan, sehingga mengganti alasan keluar tidak pernah meninggalkan angka basi. Dengan basis sebagai Basis Wage:
UP = basis x UP slab months x reason's UP multiplier (only if Entitled to Severance)
UPMK = basis x UPMK slab months x reason's UPMK multiplier (only if Entitled to Severance)
UPH = Unused Leave Encashment (if Include Leave Encashment)
+ (UP + UPMK) x Housing & Medical Percentage / 100 (only if UPH Applicable)
Pisah = basis x Uang Pisah (Months of Wage) (only if Uang Pisah Applicable)
Komp = basis x Uang Kompensasi (Months per Year) x Service Years (only if Uang Kompensasi Applicable)
Total Severance = UP + UPMK + UPH + Pisah + Komp
Total Severance (in words) = the total, in the company's default currency
Teks bantuan di layar Severance Rule menyatakan bahwa upah dasar diambil dari "the employee's active Salary Structure Assignment". Bukan itu yang terjadi. GARP membaca Salary Slip terakhir yang sudah disubmit berdasarkan tanggal mulainya, lalu menjumlahkan default amount dari baris earnings yang komponennya terdaftar pada rule tersebut. Karyawan yang belum punya Salary Slip yang disubmit akan mendapat upah dasar 0 dan total pesangon 0, tanpa galat sama sekali. Ketik sendiri angkanya pada Basis Wage (Monthly) di dokumen separation setiap kali slip tidak mencerminkan upah yang disepakati.
Contoh perhitungan — PHK, Budi Santoso. Bergabung 1 Januari 2016, diberhentikan 1 Januari 2026, sehingga Service Years adalah 3654 ÷ 365,25 = 10,00. Salary Slip terakhirnya yang sudah disubmit memuat Gaji Pokok IDR 6.500.000 dan Masa Kerja IDR 500.000, sehingga upah dasarnya IDR 7.000.000. Alasan keluar PHK - Efisiensi Karena Kerugian: berhak atas pesangon, pengali UP 0,5, pengali UPMK 1. Sepuluh tahun jatuh pada slab UP terbuka (9 bulan) dan rentang UPMK 9 sampai 12 (4 bulan). HR mengetik IDR 2.800.000 sisa cuti ke Unused Leave Encashment.
| Komponen | Perhitungan | Jumlah (IDR) |
|---|---|---|
| Uang Pesangon | 7.000.000 × 9 × 0,5 | 31.500.000 |
| UPMK | 7.000.000 × 4 × 1 | 28.000.000 |
| UPH | 2.800.000 + (59.500.000 × 0%) | 2.800.000 |
| Total Severance | 62.300.000 |
Seorang konsultan yang masih berpegang pada aturan sebelum 2021 akan menambahkan 15 persen dari UP ditambah UPMK sebagai penggantian perumahan dan pengobatan — IDR 8.925.000, sehingga totalnya IDR 71.225.000. Produk ini menghasilkan IDR 62.300.000, karena rule bawaannya menetapkan Housing & Medical Percentage ke 0 sejalan dengan PP 35/2021. Jika PP atau PKB Anda masih mengatur 15 persen tersebut, isikan 15 pada field itu.
Contoh perhitungan — pengunduran diri, Sari Dewi. Upah dasar IDR 5.200.000, alasan keluar Mengundurkan Diri (Resign). Tidak ada UP, tidak ada UPMK. Uang Pisah Applicable aktif, tetapi rule bawaan menetapkan Uang Pisah (Months of Wage) ke 0, sehingga uang pisahnya terhitung IDR 0. UPH aktif, jadi total pesangonnya persis sama dengan pencairan sisa cutinya dan tidak lebih. Inilah kejutan yang paling sering terjadi di layar ini: sebuah pengunduran diri menampilkan total pesangon nol sampai Anda memasukkan jumlah bulan uang pisah dari PP atau PKB Anda sendiri ke dalam Severance Rule.
Contoh perhitungan — PKWT berakhir, Rina Halim. Bergabung 1 Juli 2024, kontrak berakhir 30 Juni 2026: 730 ÷ 365,25 = 2,00 tahun. Upah dasar IDR 4.800.000, alasan keluar Kontrak Berakhir (PKWT), yang membayarkan Uang Kompensasi sebesar 1 bulan per tahun. 4.800.000 × 1 × 2,00 = IDR 9.600.000, ditambah pencairan sisa cuti lewat UPH. Angka itu sesuai dengan hak proporsional yang akan dihitung seorang praktisi.
Uang Kompensasi dikalikan dengan Service Years pecahan tanpa batas bawah maupun batas atas. Seseorang yang keluar setelah lima bulan mendapat 0,42 bulan upah, padahal PP 35/2021 menetapkan masa kerja minimal satu bulan sebelum kompensasi apa pun terutang. Dan karena Service Years dibulatkan ke dua desimal sebelum apa pun dihitung, kontrak sepanjang 729 hari menjadi 2,00 — sehingga 1 tahun 364 hari dibayar dua bulan penuh. Periksa angka Service Years sebelum Anda men-submit apa pun yang berada dekat batas.
Service Years Calculation berpengaruh lebih kecil daripada yang terlihat. Karena setiap batas slab pada rule bawaan berupa bilangan bulat, memotong 10,4 menjadi 10 tetap jatuh pada rentang UP dan UPMK yang sama persis. Pengaturan ini hanya mengubah hasil untuk Uang Kompensasi, yang mengalikan angkanya secara langsung. Set ke Completed Years jika Anda ingin kompensasi PKWT dihitung dalam tahun penuh.
Total pesangon hanya untuk ditampilkan dan dicetak. Angka itu tidak diposting ke akun mana pun, tidak membuat Salary Slip maupun Additional Salary, dan tidak dibawa ke Full and Final Statement. Untuk benar-benar membayarkannya, tambahkan sendiri baris Payables pada settlement ke akun beban atau utang pesangon Anda, atau proses lewat penggajian sebagai Additional Salary. Tidak ada bagian produk yang melakukan ini untuk Anda, dan tidak ada yang memotong PPh 21 Pasal 21 final atas pesangon.
Menggelar exit interview
- Isi dulu Relieving Date pada record Employee. Tanpa itu, Anda mendapat
Please set the relieving date for employee HR-EMP-00042di bawah Relieving Date Missing begitu Anda memilih karyawannya, dan pemeriksaan yang sama berjalan lagi saat penyimpanan. - Buat dokumen interview-nya, set status Scheduled, lalu isi Date dan Interviewers; keduanya menjadi wajib pada status tersebut. Interviewers adalah pilihan ganda berisi User. Department, Designation, Reports To, Date of Joining, dan Relieving Date terisi read-only dari record Employee.
- Untuk mengirim kuesioner, buat dulu sebuah Web Form untuknya lalu isikan Exit Questionnaire Web Form di HR Settings (
/app/hr-settings), pada tab Tenure di bagian Employee Exit Settings. Email Template Exit Questionnaire Notification sudah tersedia bawaan bersama produk dan sudah terpilih di Exit Questionnaire Notification Template, jadi biasanya hanya web form-nya yang belum ada. Tanpa keduanya, pengiriman gagal denganPlease set Exit Questionnaire Web Form and Notification Template in HR Settings.di bawah Settings Missing. - Klik Send Exit Questionnaire. Email dikirim ke User ID karyawan, lalu turun ke Personal Email dan terakhir Company Email — field Preferred Email sama sekali tidak dilihat — lalu Questionnaire Email Sent dicentang agar email tidak bisa dikirim dua kali. Sebuah popup ringkasan mendaftar apa saja yang terkirim. Tampilan list juga punya aksi massal Send Exit Questionnaires untuk baris yang dicentang. Hubungkan jawabannya kembali lewat Reference Document Type dan Reference Document Name.
- Tulis Interview Summary, set status Completed, pilih Final Decision berupa Employee Retained atau Exit Confirmed (wajib pada status Completed), lalu submit. Men-submit pada status lain ditolak dengan
Only Completed documents can be submitted.
Hanya satu interview yang tidak dibatalkan yang diperbolehkan per karyawan. Interview kedua ditolak dengan Exit Interview HR-EXIT-INT-00003 already exists for Employee: HR-EMP-00042.
Submit akan menuliskan Date interview ke field Exit Interview Held On pada record Employee. Membatalkan dokumen mengosongkan field tersebut dan menetapkan status interview menjadi Cancelled; membuang draf juga menetapkannya menjadi Cancelled.
Popup ringkasan itu semestinya menyebutkan setiap karyawan yang sama sekali tidak punya alamat email. Ada bug pada ringkasan tersebut, sehingga pengiriman yang mengenai karyawan seperti itu justru gagal dengan galat alih-alih mendaftarnya. Pastikan karyawan yang keluar sudah punya alamat email tercatat sebelum Anda memakai aksi massal.
Menyelesaikan full and final settlement
- Setelah Relieving Date terisi pada record Employee, buka
/app/full-and-final-statement, pilih karyawannya, dan isi Transaction Date. Tanpa relieving date, dokumen menolak dibuat:Set Relieving Date for Employee: HR-EMP-00042, dan pada setiap penyimpanan berikutnyaPlease set Relieving Date for Employee HR-EMP-00042di bawah Missing Relieving Date. - Saat disimpan, Payables terisi otomatis dengan baris placeholder untuk Gratuity, Expense Claim, Bonus (yang mereferensikan Additional Salary), dan Leave Encashment, ditambah satu baris untuk setiap Salary Slip berstatus Withheld sebesar net pay-nya, yang ditandai Paid via Salary Slip. Receivables mendapat satu baris Employee Advance, dan baris Loan hanya jika aplikasi lending terpasang. Pengisian otomatis ini berjalan sekali saja, saat dokumen pertama kali dibuat, dan hanya ke tabel yang masih kosong.
- Pada setiap baris yang berlaku, pilih Reference Document. Pemilihnya dibatasi pada dokumen jenis tersebut yang tidak dibatalkan, milik karyawan dan company ini, di modul HR, Payroll, dan Loan Management. Account dan Amount kemudian diambil dari dokumen referensinya:
- Expense Claim — sisa yang belum direimburse (
grand_total − reimbursed − advances) - Employee Advance — bagian yang belum dipertanggungjawabkan (
paid − claimed − returned) - Gratuity — akun utang dan nominalnya
- Leave Encashment — nominal pencairannya, ke akun payroll payable bawaan company
- Salary Slip — net pay-nya, ke akun payroll payable dari Payroll Entry-nya
- Expense Claim — sisa yang belum direimburse (
- Assets Allocated terisi dari baris Asset Movement Item yang sudah disubmit, yaitu ketika karyawan menerima sebuah aset lebih sering daripada mengembalikannya, senilai total cost aset tersebut. Set Action setiap baris ke Return dan Status-nya ke Returned begitu barangnya kembali, atau ke Recover Cost dengan sebuah Cost dan sebuah Account, yang akan ditambahkan ke Total Receivable Amount dan mendapat deskripsi yang dibuat otomatis.
- Hapus baris placeholder yang tidak berlaku, lalu set semua baris Payables dan Receivables yang tersisa ke Settled. Submit diblokir selama masih ada baris berstatus Unsettled (
Settle all Payables and Receivables before submission, judul Unsettled Transactions) atau baris Return yang masih Owned (All allocated assets should be returned before submission, judul Pending Asset Returns, disertai daftar barisnya). - Submit, lalu klik Create Journal Entry. Anda akan mendapat draf Bank Entry yang belum tersimpan dengan tanggal hari ini: satu debit untuk setiap baris payables, satu kredit untuk setiap baris receivables, satu kredit untuk setiap aset Recover Cost, dan satu baris penyeimbang yang membawa referensi kembali ke statement tersebut. Baris yang ditandai Paid via Salary Slip tidak disertakan, karena dibayarkan lewat penggajian. Payables berupa Expense Claim, Gratuity, dan Leave Encashment serta receivables berupa Employee Advance mendapat party bertipe Employee.
- Periksa akun-akunnya lalu submit entry-nya. Status statement berubah dari Unpaid menjadi Paid, dan dokumen Gratuity serta Leave Encashment yang tertaut ikut diperbarui nominal terbayar dan statusnya. Membatalkan entry-nya mengembalikan semuanya seperti semula.
Contoh perhitungan — Budi Santoso. Payables: Expense Claim yang belum direimburse IDR 1.250.000, Salary Slip berstatus Withheld dengan net IDR 6.300.000, dan satu baris pesangon yang ditambahkan manual sebesar IDR 62.300.000. Receivables: Employee Advance yang belum dipertanggungjawabkan sebesar IDR 2.000.000, dan satu laptop yang diset Recover Cost senilai IDR 4.500.000. Total Payable Amount adalah IDR 69.850.000; Total Asset Recovery Cost IDR 4.500.000; Total Receivable Amount IDR 6.500.000. Baris penyeimbangnya adalah 69.850.000 − 6.500.000 = IDR 63.350.000 di sisi kredit.
Draf Journal Entry itu tidak balance. Sisi debitnya melewatkan baris Salary Slip yang ditahan, tetapi angka penyeimbangnya tetap memperhitungkannya, sehingga entry-nya timpang tepat sebesar IDR 6.300.000 dan Journal Entry akan menolak disubmit. Hapus baris Paid via Salary Slip dari Payables sebelum Anda men-submit statement-nya — baris itu hanya bersifat informatif dan dibayarkan lewat penggajian — atau perbaiki draf entry-nya secara manual. Baris penyeimbangnya juga muncul tanpa Account: pilih akun bank atau kas Anda pada baris itu sebelum submit.
Baris placeholder Gratuity mengharuskan sudah adanya dokumen Gratuity yang dihitung dari sebuah Gratuity Rule dengan slab yang Anda definisikan sendiri — mekanisme terpisah yang lebih tua daripada Severance Rule di atas, dan sama sekali tidak punya bawaan untuk Indonesia. Untuk proses keluar di Indonesia, abaikan baris Gratuity, hapus saja, lalu masukkan pesangon dari Employee Separation sebagai baris payables biasa ke akun Anda sendiri.
Statement hanya dapat disubmit oleh HR Manager, dan tidak ada role yang dapat meng-amend-nya. Pembatalan dimungkinkan bagi HR Manager; membuang sebuah draf menetapkan statusnya menjadi Cancelled.
Menahan gaji karyawan yang keluar. Salary Withholding (/app/salary-withholding) menahan gaji karyawan yang keluar selama sejumlah siklus penggajian. Slip yang tercakup di dalamnya berstatus Withheld dan otomatis ditarik ke dalam settlement.
Menerbitkan appointment letter
- Buat Appointment Letter Template dengan sebuah Introduction, sebuah tabel Terms berisi baris judul dan deskripsi, serta Closing Notes.
- Buat Appointment Letter untuk sebuah Job Applicant.
- Pilih template-nya agar introduction, terms, dan closing notes-nya tersalin ke dalam surat, lalu sunting salinan tersebut.
- Cetak dengan format Standard Appointment Letter.
Hanya HR Manager dan System Manager yang punya akses ke kedua record ini. Surat ini tidak menuliskan apa pun ke record Employee mana pun dan tidak terhubung dengan Employee Onboarding. Surat ini muncul di workspace Recruitment, bukan Tenure. Lihat Rekrutmen.
Laporan proses keluar
Employee Exits adalah satu-satunya laporan yang mencakup area ini. Buka dengan Cmd/Ctrl + K atau dari kartu Reports di workspace Tenure; System Manager, HR Manager, dan HR User dapat menjalankannya.
Laporan ini mendaftar setiap Employee yang punya relieving date, digabungkan dengan Exit Interview dan Full and Final Statement miliknya yang tidak dibatalkan, dengan kolom Exit Reason, Blacklisted, Interview Status, Final Decision, dan nama settlement-nya.
Filter:
- rentang tanggal, company, dan department yang biasa
- tiga kotak centang yang menggerakkan pekerjaan harian — Exit Interview Pending, Exit Questionnaire Pending, dan FnF Pending
- Blacklisted Only, serta filter pada Exit Reason
Sebuah diagram donat memisahkan Retained, Exit Confirmed, dan Decision Pending, dan sebuah bilah ringkasan menghitung total pengunduran diri, interview yang tertunda, serta settlement yang tertunda.
Laporan ini membaca record Employee, bukan Employee Separation, sehingga proses keluar yang dicatat dengan mengubah Status menjadi Left secara manual tetap muncul — hanya saja tanpa Exit Reason. Tidak ada laporan mengenai nominal pesangon; totalnya hanya hidup pada masing-masing dokumen separation.
Apa yang tersedia bawaan dan apa yang harus Anda bangun sendiri
Bacalah bagian ini sebelum Anda menjanjikan kepatuhan terhadap peraturan kepada siapa pun.
Tersedia bawaan, siap dipakai.
- Tabel slab UP dan UPMK PP 35/2021.
- Empat belas keterangan keluar lengkap dengan pengali dan rujukan pasalnya.
- Mekanika UPH, Uang Pisah, dan Uang Kompensasi.
- Field blacklist pada record Employee.
- Tiga print format Indonesia dalam Bahasa Indonesia: Surat Keterangan Kerja (Paklaring), Surat Keterangan Perhitungan Pesangon lengkap dengan rincian komponen dan total terbilang, dan Surat Keterangan Pensiun.
Tidak tersedia bawaan. Anda atau konsultan Anda yang harus membangunnya.
- Sama sekali tidak ada modul regional Indonesia — produk ini hanya menyertakan modul regional untuk India dan Uni Emirat Arab.
- Tidak ada apa pun yang menghitung atau memotong PPh 21, termasuk tarif Pasal 21 final atas pesangon, dan tidak ada bukti potong yang dihasilkan.
- Tidak ada apa pun yang menghitung BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan, atau merekonsiliasi saldo JHT dan JP yang diklaim karyawan yang keluar. Satu-satunya artefak BPJS dalam produk ini adalah Salary Component potongan
BPJS TKyang dibuat oleh sebuah patch proof-of-concept, dengan formula(2 * (GP + TMK)) / 100. - THR tidak punya dokumen, tidak punya job, dan tidak punya field.
- Panjang PKWT tidak dimodelkan lebih jauh dari Contract End Date pada record Employee. Tidak ada yang memperingatkan Anda bahwa sebuah kontrak akan berakhir, dan tidak ada yang menghitung perpanjangan terhadap batas maksimum menurut undang-undang.
- Masa pemberitahuan hanyalah angka Notice (days) biasa yang tidak dibaca validasi apa pun.
Jadi konsultan penggajian Andalah yang membangun komponen pajak dan BPJS sebagai Salary Component berformula, dan pesangon dihitung di sini tetapi dibayarkan lewat baris settlement atau lewat Additional Salary yang Anda gross up sendiri. Lihat Pajak dan tunjangan dan Penggajian.
Persiapan sebelum proses keluar pertama Anda
Ini data master dan konfigurasi. Kerjakan sekali saja, sebelum separation yang pertama.
- Record Grievance Type untuk kategori yang benar-benar Anda catat.
- Tinjau empat belas record Employee Exit Reason bawaan terhadap PP atau PKB Anda. Nonaktifkan yang tidak akan pernah Anda pakai agar pemilih pada separation tetap ringkas. Daftar field lengkapnya ada di Field pada Employee Exit Reason.
- Buka Severance Rule
Pesangon PP 35/2021lalu isi Uang Pisah (Months of Wage) — bawaannya0, yang membuat setiap pengunduran diri terhitung nol. Pastikan Applicable Earnings Component memuat komponen yang benar-benar membentuk upah pada slip Anda, dan isi Housing & Medical Percentage jika PP Anda masih mengaturnya. Daftar field lengkapnya ada di Field pada Severance Rule. - Satu Employee Separation Template untuk setiap jenis pemberhentian, dengan offset hari yang realistis.
- HR Settings, tab Tenure: sebuah Exit Questionnaire Web Form, jika Anda mengirim kuesioner. Template notifikasinya sudah terisi.
- Hak submit dan print sudah diperiksa di Role Permissions Manager untuk Employee Separation, Exit Interview, dan Full and Final Statement — dengan pengaturan bawaan, tidak satu pun dari ketiganya dapat diselesaikan oleh seorang HR Manager sendirian. Lihat Siapa boleh melakukan apa.
- Akun sudah tersedia untuk klaim pengeluaran, employee advance, pesangon, dan payables penggajian, agar baris settlement mengambil angka yang masuk akal. Lihat Akuntansi.
- Aset diserahkan melalui Asset Movement, jika properti perusahaan harus muncul otomatis pada settlement.
- Minimal satu Salary Slip yang sudah disubmit untuk setiap karyawan sebelum Anda mengandalkan upah dasar otomatis.
Severance rule dipasang oleh sebuah patch yang mensyaratkan Salary Component Gaji Pokok dan Masa Kerja sudah ada lebih dulu. Pada site yang tidak pernah membuat komponen tersebut, patch hanya mencetak pesan lalu dilewati — Anda tidak akan menemukan Severance Rule sama sekali. Buat komponennya terlebih dahulu, lalu susun rule-nya secara manual di /app/severance-rule.
Referensi field, hak akses, dan kasus khusus
Semua yang ada di bawah ini adalah detail. Anda boleh berhenti membaca di sini, kecuali jika Anda sedang menyiapkan area ini, memeriksa sebuah angka, atau mencari tahu mengapa sesuatu ditolak.
Dokumen yang dipakai di area ini
- Employee Promotion (
/app/employee-promotion) — formulir yang Anda isi lalu submit, dinamaiHR-EMP-PRO-.YYYY.-.#####, yang menuliskan sekumpulan perubahan field ke record Employee pada tanggal tertentu. - Employee Transfer (
/app/employee-transfer, dinamaiHR-EMP-TRN-.YYYY.-.#####) — mekanisme yang sama, ditambah opsi memindahkan seseorang ke Company lain atau menerbitkan record Employee baru untuknya. - Employee Property History — tabel di dalam kedua formulir tersebut, satu baris untuk setiap field yang berubah, berisi Property, Current, dan New. Semua kolomnya read-only; baris ditambahkan lewat dialog. Tabel ini tidak punya halaman list sendiri.
- Employee Grievance (
/app/employee-grievance,HR-GRIEV-.YYYY.-.#####) dan Grievance Type (/app/grievance-type) — record kasus untuk sebuah keluhan, lengkap dengan field investigasi dan penyelesaian. - Employee Exit Reason (
/app/employee-exit-reason) — master keterangan keluar. Record inilah yang menentukan apakah pesangon terutang, dengan pengali berapa, dan surat mana yang boleh dicetak. Empat belas record sudah tersedia bawaan. - Severance Rule (
/app/severance-rule), beserta tabel Severance Rule Slab dan Severance Applicable Component di dalamnya — tabel slab PP 35/2021 dan definisi upah dasarnya. Satu rule,Pesangon PP 35/2021, tersedia bawaan. - Employee Separation Template (
/app/employee-separation-template) dan Employee Separation (/app/employee-separation,HR-EMP-SEP-.YYYY.-.#####) — dokumen proses keluar. Dokumen ini memuat alasan keluar, perhitungan pesangon, penanda blacklist, serta checklist baris Employee Boarding Activity yang berubah menjadi Project dengan Task yang ditugaskan, mencerminkan Employee Onboarding. - Exit Interview (
/app/exit-interview,HR-EXIT-INT-) — satu per karyawan, berisi daftar pewawancara, ringkasan, kuesioner opsional yang dikirim lewat email, dan Final Decision. - Full and Final Statement (
/app/full-and-final-statement,HR-FNF-.YYYY.-.#####) — penyelesaian akhirnya: baris Full and Final Outstanding Statement untuk utang dan piutang, baris Full and Final Asset untuk properti perusahaan, dan satu Journal Entry untuk membayar saldonya. - Salary Withholding (
/app/salary-withholding) — menahan gaji karyawan yang keluar selama sejumlah siklus penggajian. Slip yang tercakup di dalamnya berstatus Withheld dan otomatis ditarik ke dalam settlement. - Appointment Letter (
/app/appointment-letter) dan Appointment Letter Template (/app/appointment-letter-template) — surat yang bisa dicetak, tersimpan di bawah Recruitment dan terkait ke Job Applicant, bukan ke Employee.
Bagaimana semuanya terhubung
Employee (status Active)
|
+-- Employee Promotion -> Employee fields, Internal Work History, CTC
+-- Employee Transfer -> Employee fields, Internal Work History, Company
+-- Employee Grievance -> nothing on the Employee record
|
Employee Exit Reason + Severance Rule (master data, set up once)
|
v
Employee Separation
+-- calculates UP / UPMK / UPH / Uang Pisah / Uang Kompensasi (display only)
+-- creates Project + one Task per activity
+-- sets Employee status Left, Relieving Date, Exit Reason, blacklist flags
+-- prints Surat Keterangan Kerja / Pesangon / Pensiun
|
+-- Exit Interview -> writes Exit Interview Held On
+-- Full and Final Statement -> Journal Entry (Bank Entry) -> Status Paid
Ada dua dokumen yang mengubah status Employee menjadi Left untuk Anda:
- Employee Separation dengan Set Employee as Left on Submit dicentang, dan bawaannya memang begitu
- Employee Transfer dengan Create New Employee Id, yang memberhentikan record yang digantikannya
Mengubah status secara manual pada record Employee tetap bisa dilakukan. Perubahan itu ditolak kecuali Relieving Date sudah diisi dan tidak ada lagi karyawan berstatus Active yang melapor kepada orang tersebut. Pemeriksaan yang sama juga berjalan di dalam separation, sehingga submit separation gagal dengan The following employees are currently still reporting to Budi Santoso: di bawah judul Cannot Relieve Employee jika bawahannya belum Anda pindahkan lebih dulu.
Menyimpan record Employee yang statusnya bukan Active akan menonaktifkan record User yang tertaut. Karena itu, memberhentikan seseorang lewat separation langsung mengunci aksesnya ke desk dan ke aplikasi self-service saat itu juga, bukan pada tanggal pemberhentiannya. Membatalkan separation mengembalikan statusnya ke Active dan mengaktifkan kembali user-nya.
Siapa boleh melakukan apa
Hak akses bawaan, sebelum Anda mengubah apa pun di Role Permissions Manager (/app/permission-manager).
| Dokumen | Create dan write | Submit | Cancel | Amend |
|---|---|---|---|---|
| Employee Promotion | HR User, HR Manager | HR User, HR Manager | HR Manager | HR Manager |
| Employee Transfer | HR User, HR Manager | HR User, HR Manager | HR Manager | HR Manager |
| Employee Grievance | HR User, HR Manager, Employee, System Manager | HR Manager, System Manager | HR Manager, System Manager | HR Manager, System Manager |
| Employee Exit Reason | HR Manager | tidak dapat disubmit | — | — |
| Severance Rule | HR Manager | tidak dapat disubmit | — | — |
| Employee Separation Template | HR Manager, System Manager | tidak dapat disubmit | — | — |
| Employee Separation | HR User, HR Manager, System Manager | hanya System Manager | hanya System Manager | hanya System Manager |
| Exit Interview | HR Manager, System Manager | tidak ada | tidak ada | tidak ada |
| Full and Final Statement | HR User, HR Manager, System Manager | hanya HR Manager | hanya HR Manager | tidak ada |
| Appointment Letter dan Template | HR Manager, System Manager | tidak dapat disubmit | — | — |
Role Employee dapat membaca promosi dan mutasi, serta dapat mengajukan dan menyunting keluhannya sendiri, tetapi tidak dapat men-submit-nya. HR User hanya punya akses baca ke Employee Exit Reason, Severance Rule, Employee Separation Template, dan Exit Interview, serta sama sekali tidak punya akses ke appointment letter.
Tiga baris di atas menghentikan proses keluar yang sesungguhnya sejak hari pertama. Employee Separation hanya dapat disubmit oleh System Manager, sehingga seorang HR Manager bisa menyiapkan separation tetapi tidak bisa memberhentikan siapa pun — dan HR Manager juga tidak punya hak print pada dokumen ini, sehingga tiga surat proses keluar berbahasa Indonesia itu tidak akan terbuka bagi orang yang justru menerbitkannya. Exit Interview tidak punya hak submit untuk role mana pun. Full and Final Statement hanya dapat disubmit oleh HR Manager, dan tidak ada role yang dapat meng-amend-nya. Berikan dulu hak yang Anda perlukan di Role Permissions Manager.
Field pada Employee Exit Reason
Employee Exit Reason menjawab pertanyaan "mengapa ia keluar, dan hak apa yang timbul karenanya".
| Field | Menerima | Efek |
|---|---|---|
| Reason Name | teks, unik | Menjadi nama record-nya, ditampilkan pada record Employee dan pada laporan Employee Exits |
| Exit Type | Resign, PHK, Pensiun, Kontrak Berakhir, Meninggal Dunia | Hanya filter dan label; tidak menggerakkan perhitungan apa pun |
| Active | centang, bawaan aktif | Alasan yang tidak aktif hilang dari pemilih pada Employee Separation |
| Entitled to Severance | centang, bawaan mati | Mati berarti tidak ada UP dan tidak ada UPMK, apa pun isi slab-nya |
| Uang Pesangon (UP) Multiplier | float, 2 desimal | Mengalikan slab UP. 0.5, 1, 1.75, atau 2 sesuai PP 35/2021 |
| UPMK Multiplier | float, 2 desimal | Mengalikan slab UPMK, umumnya 1 |
| UPH Applicable | centang, bawaan aktif | Mengaktifkan Uang Penggantian Hak |
| Uang Pisah Applicable | centang, bawaan mati | Membayarkan bulan uang pisah dari Severance Rule |
| Uang Kompensasi (PKWT) Applicable | centang, bawaan mati | Membayarkan kompensasi kontrak sebagai pengganti pesangon |
| Issue Surat Keterangan Perhitungan Pesangon | centang | Menambahkan surat ini ke menu Issue Letter pada separation yang sudah disubmit |
| Issue Surat Keterangan Kerja (Paklaring) | centang | Sama, tetapi ditahan untuk karyawan yang di-blacklist |
| Issue Surat Keterangan Pensiun | centang | Sama |
| Suggest Blacklisting | centang | Otomatis mencentang Mark as Blacklisted ketika alasan ini dipilih; HR boleh membatalkan centangnya |
| Regulation Reference | teks | Teks bebas, mis. PP 35/2021 Ps. 43. Tidak dicetak di mana pun; sekadar dokumentasi bagi siapa pun yang merawat record ini |
Ada tiga pemeriksaan yang berjalan saat Anda menyimpan sebuah alasan:
- Pengali negatif ditolak dengan
Uang Pesangon (UP) Multiplier cannot be negative.di bawah judul Invalid Multiplier. - Jika Entitled to Severance dicentang tetapi kedua pengalinya nol:
Set a UP or UPMK multiplier, or untick Entitled to Severancedi bawah judul Nothing to Calculate. - Jika surat pesangon dicentang pada alasan yang tidak berhak atas pesangon:
Surat Keterangan Perhitungan Pesangon cannot be issued for a reason that is not entitled to severancedi bawah Letter Not Applicable.
Membatalkan centang Entitled to Severance justru menolkan kedua pengali secara diam-diam, bukan memunculkan galat.
Empat belas alasan tersedia bawaan bersama produk, lengkap dengan pengali PP 35/2021:
| Alasan | UP × | UPMK × | Juga membayar | Surat |
|---|---|---|---|---|
| Mengundurkan Diri (Resign) | — | — | Uang Pisah | Paklaring |
| Pensiun | 1.75 | 1 | — | Pesangon, Paklaring, Pensiun |
| Meninggal Dunia | 2 | 1 | — | Pesangon |
| Kontrak Berakhir (PKWT) | — | — | Uang Kompensasi | Paklaring |
| PHK - Efisiensi Mencegah Kerugian | 1 | 1 | — | Pesangon, Paklaring |
| PHK - Efisiensi Karena Kerugian | 0.5 | 1 | — | Pesangon, Paklaring |
| PHK - Perusahaan Tutup Karena Rugi | 0.5 | 1 | — | Pesangon, Paklaring |
| PHK - Perusahaan Tutup Bukan Karena Rugi | 1 | 1 | — | Pesangon, Paklaring |
| PHK - Perusahaan Pailit | 0.5 | 1 | — | Pesangon, Paklaring |
| PHK - Pengambilalihan Perusahaan | 1 | 1 | — | Pesangon, Paklaring |
| PHK - Sakit Berkepanjangan / Cacat | 2 | 1 | — | Pesangon, Paklaring |
| PHK - Mangkir 5 Hari Berturut-turut | — | — | Uang Pisah | tidak ada, blacklist disarankan |
| PHK - Pelanggaran Berat | — | — | Uang Pisah | tidak ada, blacklist disarankan |
| PHK - Tindak Pidana | — | — | Uang Pisah | tidak ada, blacklist disarankan |
Tanda hubung pada kolom pengali berarti Entitled to Severance dalam keadaan mati. UPH berlaku pada keempat belasnya, dan setiap record memuat pasal PP 35/2021-nya di Regulation Reference.
Tinjau pengali-pengali ini terhadap PP atau PKB Anda sendiri sebelum memakainya. Semuanya adalah data biasa yang dapat disunting seorang HR Manager, bukan aturan yang tertanam di dalam produk.
Field pada Severance Rule
Severance Rule memuat slab-nya sekaligus mendefinisikan uang yang dikalikan oleh pengali tersebut.
| Field | Bawaan | Efek |
|---|---|---|
| Rule Name | — | Unik; sekaligus menjadi nama record-nya |
| Company | kosong | Tidak dipakai sebagai filter di mana pun; hanya informatif |
| Disabled | mati | Rule yang di-disable disembunyikan dari pemilih pada separation, dan tetap memilihnya memunculkan Severance Rule Pesangon PP 35/2021 is disabled |
| Service Years Calculation | Exact (Fractional) | Completed Years memotong masa kerja menjadi bilangan bulat sebelum slab dicari |
| Applicable Earnings Component | — | Wajib. Komponen earnings yang membentuk upah dasar bulanan |
| Uang Pesangon Slabs | 9 baris | Wajib; minimal satu baris |
| UPMK Slabs | 8 baris | Opsional |
| Include Leave Encashment | aktif | Menambahkan Unused Leave Encashment dari separation ke dalam UPH |
| Housing & Medical Percentage | 0 | Persentase dari UP + UPMK yang ditambahkan ke UPH |
| Uang Pisah (Months of Wage) | 0 | Jumlah bulan upah yang dibayarkan ketika pesangon tidak berlaku |
| Uang Kompensasi (Months per Year) | 1 | Bulan upah per tahun masa kerja PKWT |
Setiap baris slab terdiri dari From (Year) yang inklusif, To (Year) yang eksklusif, dan Months of Wage. Baris terakhir dengan To (Year) bernilai 0 bersifat terbuka tanpa batas atas. Baris dibaca dari atas ke bawah dan yang cocok pertama kali yang dipakai, sehingga GARP menolak menyimpan rule yang punya celah atau tumpang tindih. Pesannya:
Uang Pesangon Slabs row 3: From (Year) must continue from the previous row's To (Year) (2.0)di bawah Slabs Must Be ContiguousUang Pesangon Slabs row 3: To (Year) must be greater than From (Year)di bawah Invalid SlabUang Pesangon Slabs row 3: an open-ended slab must be the last row- jika sama sekali tidak ada slab Uang Pesangon,
Add at least one Uang Pesangon Slab rowdi bawah Missing Slabs
Rule bawaan Pesangon PP 35/2021 memuat slab UP mulai 1 bulan untuk tahun pertama hingga 9 bulan sejak tahun ke-8, serta slab UPMK yang dimulai pada 3 tahun dengan 2 bulan, lalu 3, 4, 5, 6, 7, dan 8 bulan dalam rentang tiga tahunan, dan melonjak ke 10 bulan sejak 24 tahun. Masa kerja di bawah 3 tahun tidak cocok dengan slab UPMK mana pun dan memang tepat menghasilkan nol. Applicable Earnings Component-nya adalah Gaji Pokok dan Masa Kerja, dan Housing & Medical Percentage sengaja diisi 0 karena PP 35/2021 menghapus penggantian perumahan dan pengobatan 15 persen yang lama.
Tidak ada yang berjalan terjadwal di sini
Tidak ada background job yang menjalankan separation, menagih exit interview, menghitung umur keluhan, atau membuat settlement. Setiap langkah dilakukan seseorang dengan menekan tombol.
Ada dua job harian yang cukup dekat untuk perlu Anda perhatikan:
- Sebuah job yang berjalan setiap malam membuat draf Leave Encashment ketika sebuah Leave Allocation berakhir, tetapi hanya jika Auto Leave Encashment aktif di HR Settings, dan hanya pada saat alokasi berakhir. Job ini tidak akan menghasilkan angka pencairan bagi orang yang keluar di tengah periode, sehingga Unused Leave Encashment pada separation tetap angka yang Anda ketik sendiri. (Job-nya adalah
hrms.hr.utils.generate_leave_encashment, di antreandaily_long.) - Pengingat ulang tahun dan hari jadi kerja harian membaca daftar Employee dan melewati siapa pun yang statusnya bukan Active, sehingga memberhentikan seseorang langsung menghentikan pengingat untuknya. (
hrms.controllers.employee_reminders.send_birthday_remindersdansend_work_anniversary_reminders.)